Mengatasi Stres Di Kantor

Sebagai majikan, Anda perlu menjaga karyawan Anda untuk mengurangi risiko stres di tempat kerja.

Adalah umum bagi banyak orang untuk mengalami perasaan tidak dapat melakukan pekerjaan mereka dengan baik, baik karena beban kerja, karena tenggat waktu, atau hanya karena mereka merasa tidak memenuhi syarat.

Menjadi stres berbeda dengan berada di bawah tekanan. Banyak karyawan dapat bekerja dengan baik di bawah tekanan jika mereka memiliki keterampilan yang tepat untuk tugas yang dihadapi dan jika mereka diberi dukungan yang dibutuhkan. Apa yang menyebabkan mereka menjadi stres adalah ketidakmampuan untuk mengatasi tekanan.

Disarankan agar perusahaan mengadopsi "aturan manajemen" untuk stres di kantor. Kami menemukan enam bidang utama yang perlu dipertimbangkan untuk manajemen stres:

  • Tugas – penting untuk mempertimbangkan beban kerja, pola kerja, dan lingkungan kerja.
  • Kontrol – seberapa banyak yang harus diberitahukan kepada orang tersebut bagaimana melakukan pekerjaan mereka.
  • Dukungan – pentingnya dorongan, dukungan dan sumber daya yang diberikan oleh organisasi.
  • Hubungan – mempromosikan kerja positif untuk menghindari konflik dan menangani perilaku yang tidak dapat diterima.
  • Posisi – karyawan harus memahami fungsi dalam organisasi, tidak boleh ada posisi yang saling bertentangan.
  • Perubahan – bagaimana perubahan (besar atau kecil) diatur, dikelola, dan dikomunikasikan di dalam perusahaan.

Evaluasi situasi kerja yang berbeda dari karyawan Anda dan buat rencana tindakan yang mengurangi risiko stres. Anda dapat mengusulkan solusi seperti menawarkan jam kerja yang lebih fleksibel, klarifikasi tertulis tentang peran dan tanggung jawab karyawan, menciptakan saluran komunikasi baru, dan mengadakan pertemuan secara teratur.