Sitename

Description your site...

5 Kejadian Aneh di Luar Angkasa, Bikin Geleng-Geleng

5 Kejadian Aneh di Luar Angkasa, Bikin Geleng-Geleng

Luar angkasa adalah tempat yang sangat luas dan penuh misteri. Karena itulah para ilmuwan berusaha untuk membongkar tabir misteri yang menyelimuti luar angkasa. Sejumlah astronot dikirim ke luar angkasa untuk mengamati apa saja yang ada di luar angkasa. Hari, bulan, dan tahun mereka lalui di luar angkasa. Apa saja kira-kira yang mereka temukan di luar angkasa?

5. Antimatter

Antimatter

Ada yang namanya matter atau materi, ada juga yang namanya antimatter atau anti materi. Perbedaan antimatter-matter, kurang lebih sama seperti Superman-Bizzaro. Keduanya memiliki sifat yang berkebalikan. Jika matter memiliki massa atau berat, antimatter tidak memiliki massa atau berat sama sekali.

Para peneliti yang menemukan antimatter, berusaha mencari tahu lebih dalam tentang keberadaan antimatter. Misalnya, dari mana antimatter ini terbentuk? Menurut perkiraan, antimatter bisa terbentuk dari ledakan big bang. Ledakan big bang sendiri, seperti yang kita tahu adalah awal terbentuknya dari alam semesta.

4. Large Quasar Group

Large Quasar Group

Large Quasar Group atau LQG adalah koleksi quasar yang terbentuk dari lubang hitam raksasa. Quasar ini sangat terang, sangat energetik, dan sangat kuat. Jika dilihat dari teleskop, quasar tampak seperti titik yang mirip dengan bintang. LQG ini memiliki jarak yang sangat jauh, sekitar 4 miliar tahun cahaya dari Bumi.

LQG membuat ilmuwan heran karena ukurannya yang sangat besar, dimana ukuran maksimum struktur kosmik harusnya hanya 1,2 miliar tahun cahaya. Bagaimana LQG ini bisa terbentuk? Padahal ilmuwan cukup sadar dengan segala hal yang berjarak 100 juta tahun cahaya dari planet Bumi.

3. Planet Gliese 581 c

Gliese 581 c

Banyak ramalan yang mengatakan bahwa Bumi akan kiamat pada tanggal ini, ini, dan ini. Meski sampai saat ini belum ada ramalan tersebut yang terjadi, banyak ilmuwan yang mulai mencari keberadaan planet lain yang sekiranya bisa dijadikan planet tempat tinggal baru. Dan, akhirnya ditemukanlah Planet Gliese 581 c.

Para ilmuwan beranggapan, Gliese 581 c ini bisa menjadi tempat tinggal baru bagi manusia. Terlepas dari kenyataan bahwa planet ini bisa membunuh manusia. Termausk dalam orbit Red Dwarf Star, Gliese 581 c memiliki ukuran yang jauh lebih kecil daripada Matahari, dengan tingkat keterangan cahaya 1,3% dari Matahari. Singkat kata, Gliese 581 lebih cocok dianggap sebagai bintang daripada planet. Pasang surut adalah hal yang wajar di Gliese 581 c. Satu sisi planet selalu menghadap bintang, satu lagi tidak, kurang lebih sama seperti Bumi dan Bulan. Tinggal di bagian yang menghadap bintang bisa melelehkan wajah, tinggal di bagian lainnya bisa membuat kalian membeku.

2. Penampakan UFO Yang Dipotong NASA

UFO

Luar angkasa sangatlah luas. Luasnya tersebut menjadi sellimut tebal dari segala misteri yang ada di baliknya. Salah satu misteri yang sampai saat ini dipertanyakan orang-orang adalah, apakah di luar sana ada kehidupan layaknya di Bumi? Atau singkatnya, apakah ada alien di luar sana? Kalian mungkin juga memiliki pertanyaan yang sama akan keberadaan alien.

Jawaban tentang keberadaan alien tersebut mungkin ada pada tayangan video live yang terjadi pada 15 Januari 2015. Saat itu, NASA sedang melakukaan live video tentang International Space Station yang ada di luar angkasa. Tanpa disengaja, ada sosok UFO yang lewat dan muncul di live video tersebut. Menyadari itu, NASA langsung memotong live video. Benarkan objek yang muncul dalam video tersebut adalah UFO? Kenapa NASA ingin menyembunyikannya?

1. Bakteri Hidup

living bacteria

Luar angkasa memiliki kondisi yang sangat ekstrim dimana ruang hampa udara membuat manusia, atau lebih tepatnya makhluk hidup tidak bisa bertahan lama berada di dalamnya. Ya, terkecuali Tardigrade, mikro organisme yang diketahui memiliki kemampuan untuk bertahan hidup di situasi yang ekstrim. Selain Tardigrade, tak ada makhluk hidup lain yang bisa bertahan hidup di luar angkasa.

Namun, belum lama, para astronot berhasil menemukan makhluk hidup berupa bakteri yang berhasil hidup di luar angkasa, di luar International Space Station. Oleh mereka, bakteri tersebut diambil menggunakan kain pel untuk diteliti. Inikah bukti akan adanya alien? Para astronot yang tidak percaya begitu saja akan alien, mencoba mencari alasan yang paling masuk akal akan keberadaan bakteri hidup di luar angkasa. Mereka beralasan, bakteri tersebut awalnya berasal dari Bumi. Tekanan udara mendorong bakteri tersebut ke atmosfir Bumi dan terbawa hingga ke luar angkasa.

Sumber: tahupedia.com

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below