Sitename

Description your site...

Seperti Hotel, Fakta Rumah Tahanan di Korea Selatan

Seperti Hotel, Fakta Rumah Tahanan di Korea Selatan

Dilihat dari mana pun penjara memang jadi salah satu sarana ampuh
menghukum para kriminal. Dengan dikurungnya mereka selama beberapa lama
diharap sikap para tahanan akan berubah. Dan tentunya saat keluar akan
berguna bagi masyarakat.

Akan tetapi, ternyata ada loh penjara
yang dikhususkan untuk orang-orang yang tidak bersalah. Bahkan mereka
dengan sukarela mau masuk di sana, salah satu penjara di Korea. Lalu
kenapa bisa seperti itu? Simak ulasan berikut.

Penjara yang bikin banyak orang jadi sukarelawan

https://d1yw9ca99y6xou.cloudfront.net/thumbnails/670_446_tren-pekerja-korsel-membebaskan-diri-dari-tekanan-dengan-masuk-penjara_m_.jpg

Kalau mendengar kata penjara tentunya sudah bikin kita begidik mendengarnya. Akan tetapi di Korea Selatan malah banyak orang yang ingin masuk di dalamnya. Bukan karena apa, mereka hanya ingin bisa rileks dalam menghadapi kehidupannya.

Loh kok bisa? Ya ‘The Prison Inside Me’ seolah jadi penjara yang
bikin banyak orang pingin masuk di sana. Kebanyakan dari ‘narapidana’nya
adalah para pelajar dan pekerja. Keadaan di sana pun sangat mirip
dengan penjara pada umumnya, sangat tertutup dan para napi segala
geraknya dibatasi. Meskipun demikian siapa sangka banyak orang merasa
sangat bersyukur masuk di penjara ini.

Meskipun terlihat di penjara namun itulah kebebasan sebenarnya

Siapa sangka alasan didirikannya penjara ini adalah karena kerasnya lingkungan kerja dan sekolah yang ada. Seperti yang diketahui kalau Korea Selatan menetapkan standar yang luar biasa untuk penduduknya. Salah satu pendirinya, Noh Ji-Hyang mengatakan kalau dengan masuk dalam penjara ini kemungkinan mereka akan merasakan kebebasan yang sudah lama tidak ditemui.

Pemerintah Korea telah menambah jam kerja para pekerja 68 jam perminggu. Tentunya hal ini akan membuat para penduduknya merasakan kepenatan luar biasa. Dengan membayar 1,3 juta, mereka akan merasakan sensasi dipenjara yang jauh dengan pekerjaan atau pun sekolah. Angka tersebut sepertinya membuat banyak orang puas bahkan para tamu mengatakan, “Ini bukan penjara, penjara yang sebenarnya adalah tempat kami kembali”.

Mirip penjara beneran, tak ada komunikasi

http://asset-a.grid.id/crop/0x0:0x0/700×465/photo/2018/11/23/2945759242.jpg

Layaknya penjara sungguhan, baik fasilitas maupun perlakukan para napi di sana seolah nyata. Sebelum masuk dalam sel tahanan, para pekerja atau pelajar diharap menyerahkan alat komunikasinya. Pun demikian dengan fasilitas yang ada di sana, hanya ruang sempit yang benar-benar menyerupai kamar tahanan.

Mereka pun disediakan dengan makanan biasa yang dimasukkan lewat bawa
pintu. Pada saat tertentu, para napi dikumpulkan untuk meditasi atau
melakukan hal-hal tertentu yang baik untuk spiritual dan mental. Namun
siapa sangka ternyata banyak orang yang akhirnya memutuskan untuk
kembali lagi.

Tingkat stres dan bunuh diri di Korea Selatan

https://statik.tempo.co/data/2018/11/23/id_799093/799093_720.jpg

Semua ternyata beralasan kalau dilihat dari keadaan Korea sendiri yang maju seperti sekarang. Bagaimana tidak, pasalnya dengan kemajuan yang ada tentunya menuntut penduduknya untuk terus produktif. Seperti dijelaskan di atas kalau waktu kerja yang panjang membuat banyak orang jadi super jenuh dan stres.

Dilansir dari The Korean Times, pada tahun 2012 kurang lebih ada
15000 kasus bunuh diri di Korea sana. Tak melulu kasus dari para pekerja
atau pelajar bahkan para artis dan seniman di sana pun juga sering
dialami. Hal inilah yang menjadi perhatian bagi Korea Selatan untuk
menekan jumlah bunuh diri di sana.

Siapa sangka adanya penjara di
Korea Selatan ini untuk tujuan tak biasa, menghilangkan depresi pada
penduduknya. Dengan majunya sebuah negara kadang ada hal yang mesti
dikorbankan. Oleh sebab itu agar hal serupa tidak terjadi maka kita
harus lebih memperhatikan kesehatan mental dan melakukan kegiatan
spiritual.

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below