Sitename

Description your site...

Waspada Jika Pinggang Terasa Nyeri

Waspada Jika Pinggang Terasa Nyeri
Waspada Jika Pinggang Terasa Nyeri

wowfakta.net – Sudah hampir dua bulan ini Anita (29) mengeluhkan sakit di area pinggang, terkadang punggung. Awalnya ia pikir hanya ‘masuk angin’ biasa, namun lama kelamaan nyeri yang dialami semakin menjadi-jadi. Ia sudah coba melakukan pijat, tapi nyeri yang dialami tak kunjung reda. Dokter umum yang ia datangi menganjurkannya untuk memeriksakan kondisinya ke dokter saraf.

“Agak ngeri juga waktu disuruh ke dokter saraf. Tapi akhirnya saya datang juga. Katanya saya kena lower backpain,” ujarnya ditemui VIVA di Jakarta.

Dokter menyebut kebiasaannya duduk terlalu lama dan berkendara yang sebabkan nyeri di area tulang belakang. Setelah melalui beberapa pemeriksaan akhirnya Anita mulai melakukan aktivitas untuk mengurangi nyerinya seperti olahraga yoga, dan berenang.

“Sekarang agak mendingan sih. Minimal saya tahu harus melakukan apa jika nyerinya menyerang.”

Anita hanyalah satu dari sekian banyak orang yang terkena masalah tulang belakang. Sakit pinggang dan nyeri punggung merupakan penyakit yang paling umum setelah sakit kepala.

Pakar Orthopedi Dr. dr. Luthfi Gatam, Sp.OT-K.Spine, FICS, Ph.D menyebutkan bahwa angka penderita masalah tulang belakang cukup tinggi. Menurutnya, setiap orang berusia di atas 50 tahun, 80 persennya pernah mengalami masalah tulang belakang.

“Dari 80 persen itu kemudian ada 10 persennya menjadi masalah serius. Lalu dari 10 persen itu rata-rata 2-10 persennya itu mengalami tindakan operatif. Anda bisa bayangkan berapa banyak penduduk Indonesia,” ujarnya kepada VIVA ditemui di Rumah Sakit Premier Bintaro.

Ia mengaku 95 persen kasus yang ia temui adalah akibat dari cara masing-masing individu  beraktivitas, misalnya cara berjalan, berdiri, duduk, bahkan mungkin cara tidur yang buruk.

Tulang belakang adalah tulang yang istimewa. Meskipun terkesan sederhana namun fungsinya tak main-main. WebMD menyebut bahwa tulang belakang menyangga bagian tubuh atas sedemikian rupa agar tegak, proporsional, namun tetap elastis.

“Kalau bicara tulang belakang sebetulnya tulang yang menopang tubuh kita dari atas sampai pinggang bawah. Daerah leher punggung, pinggang bawah, bokong, tulang ekor sampai tulang bawah. Tulang-tulang tersebut berbentuk ruas-ruas agar fleksibel bergerak.” ujar dokter yang malang melintang sebagai dokter Orthopedi lebih dari 15 tahun.

Tulang belakang meliputi tulang leher (cervical), bagian tengah belakang (thoracal), dan bawah belakang

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below